Posted in Cerita Jalan

MENIKMATI KEINDAHAN ISTANA DEWI ANJANI

Catatan Perjalanan dari  : Hendra Saputra / twitter: sendal_jepitID

Berawal dari info adanya tiket promo dr salah satu maskapai aku coba searching tiket ke beberapa destinasi dan akhirnya aku menemukan promo ke bali, akupun langsung menuju kost temenku, travelmateku selama ini si budi, aku diskusikan dengan dia kira2 mau kmana dg tiket promo ini akhirnya dipilihlah rinjani dg rencana menuju bali via udara di lanjutkan ke lombok via darat. Berhubung pendakian rinjani memerlukan waktu yg panjang, perbekalan yg cukup banyak serta transportasi yg lumayan mahal klo kami tanggung berdua maka kami putuskan menghubungi beberapa teman utk ikut supaya lebih menekan budget, dan kamipun dpt satu tambahan pasukan lagi yaitu Dayat. Aku juga share d medsos dan tentu saja di web backpackerindonesia.com, setelah beberapa hari ada yg menghubungi aku utk join, tentu saja aku welcome, mereka adalah yudi dan dayat, kebetulan namanya sama dg temanku dan yg lebih kebetulan lagi adalah rumah mereka saling berdekatan dg kami, ah dunia emang sempit…hahaha.. akhirnya terkumpulah pasukan pendakian rinjani yg terdiri dari 5 orang, aku sendiri HENDRA, BUDHI,NURHIDAYAT, YUDI dan DAYAT (biar gak bingung tmenku pke nama lengkap aja)

Akhirnya tgl yg di tunggu2 tiba, 06 mei 2014 , kami berangkat menjadi 2 rombongan, aku budhi dan nurhidayat, sementara yudi dg dayat karena penerbangan kami berbeda dg maskapai yg beda tentunya… Cuma beda 10 menit sii..hehehe kamipun janjian ketemu di bandara ngurah rai, Bali. Aku bertiga menggunakan taxi menuju bandara soekarno hatta. Kami sengaja brangkat mepet karena jarak ke bandara cukup dekat dan supaya tidak menunggu terlalu lama d bandara.

Tepat jam 15.00 wib sesuai jadawal pesawat kami lepas landas menuju bali. Kekonyolan pun terjadi di dalam pesawat, kami dulu2an duduk d deket jendela agar bisa menikmati pemandangan d luar.. waktunya nya pas banget coy.. sore2.. langit lg cakep2nya…hahaha. karena nurhidayat baru pertama naek pesawat dia ttp ngotot duduk d deket jendela tp pas d liat2 ternyata bangku banyak yg kosong akhirnya aku suruh dia duduk di bangku yg kosong aja, dan alhamdulillah cuaca cerah, pas mau mendarat d bali pas mau sunset, kebayangkan indahnya awan jingga d atas sana… subhanalloh.

Kamipun mendarat di bali dg selamat, sambil menunggu barang yg di bagasi aku menghubungi yudi yg ternyata sudah smpe duluan, dia menunggu di pintu keluar, aku juga menghubungi supir mobil yg sudah kami booking atas bantuan Rara, temen ku dr backpacker bali. Tapi sayang sekali dia g bisa ikut ke bandara karena urusan kerjaan. Setelah kami berkumpul semua kami segera menemui sang supir dan langsung melanjutkan perjalanan kami menuju pelabuhan padangbay.

Tengah malam kami sampai di pelabuhan padang bay, kamipun langsung melanjutkan perjalanan kami menuju pulau lombok menggunakan ferry, tak lupa kami mengucapkan terikasih kepada pak supir yg sudah mengantar kami. Setelah membeli tiket kamipun masuk ke ferry yg kebetulan sebentar lagi mau jalan jd kami g perlu nunggu lama2. Karena di dalam kapal cukup ramai kami punmemutuskan keluar menuju bagian terbuka d atas kapal dan menggelar matras di sana.. lumayanlah, adem, sepi jadi kami bisa beristirahat, tp tak lama kemudian turun hujan, kami pun geser ke tempat yg ada atapnya tempat para awak kapal, berhubung badan sudah capek kamipun tidur tanpa memoedulikan hujan, lumayan coy… 5 jam d kapal buat istirahat, ngumpulin tenaga buat besok.

07 mei 2014 jam 03.00 waktu lombok kapal kami bersandar d pelabuhan lembar, kami turun dan ternyata sudah d tunggu supir yg sudah d pesen abangnya nurhidayat yg kebetulan bekerja d lombok. Aku ngomong sama pak supir klo mau belanja perbekalan dulu di pasar mataram, tp kata pak supir belanja d sembalun saja. Kami pun nurut ma pak supir dan hanya membeli gas d sedikit perbekalan yg bisa kami beli d minimarket. D jalan menuju sembalun kami tidur dan di bangunkan supir sebelum memasuki desa sembalun.

Jam 06.00 sampailah kami d beskem gn. Rinjani desa sembalun. Dan permasalahan kecilpun muncul, kami tidak bisa belanja di sini karena setelah ke pasar ternyata tidak ada yg bisa kami beli, sayuran, tempe dan barang2 yg mau di beli tidak ada, untungnya ada warga yg baek hati memberi kami sebiji kol yg gede… luymayan lah wat sayuran. Kami juga mendapt sedikit nasehat2 dr warga lokal supaya hati2, dan satu kalimat yg masih terngiang d telinga saya… “rinjani gak jauh kok mas” tuh kliatan, Cuma lama nyampenya, “RINJANI ITU DEKAT DIMATA, JAUH DIKAKI”

Setelah proses registrasi selesai, kami repacking sambil mengechek kembali barang bawaan kami, tepat jam 09.00 kami memulai pendakian dg d awali doa bersama tentunya. Kami d tawari untuk naek ojek yg katanya mereka bisa motong jalan dan menghemat waktu sekitar 1 jam jalan kaki, kami d bawa melalui jalan yg g seharusnya buat motor, naek motor serasa naek kuda… hadeeeuh.. dan benar saja, setelah sampai di titik terakhir motor berhenti kami melihat d kejauhan sana beberapa rombongan yg jalan lebih dulu dr kami.

Kami pun benar2 memulai pendakian yg sebenarnya, melewati hamparan padang rumput yg tebuka tanpa pepohonan.. panaaaassss coy.. tak lama kami berhanti d pos satu, kami melanjutkan perjalanan lg menuju pos 2 sambil sesekali beristirahat, sesampainya pos 2 kami berencana mau masak utk makan siang, tp melihat rombongan bule2 yg makan dg menu yg waaoow.. ada rasa minder utk mengeluarkan nesting dan kami akhirnya makan hanya makan gorengan yg kami beli di beskem sementara bule2 makan dg menu lengkap, nasi,lauk sayur buah hasil masakan porter yg juga orang2 negeri ini …. seeeediiih…. nelangsaaa…. kita masih di jajah cuuuy.

Setelah di rasa cukup kami melanjutkn perjalanan, wlopun kami udah duluan ttp aja kami d salip para bule, maklum mereka Cuma bawa daypack isi seadanya sementara kami bawa kulkas fullpacking *nangis batin*. Dan kami baru sadar klo kami ternyata rombongan orang lokal satu2nya, tanpa guide, tanpa porter. Ada sih orang lokal yg laen tetapi mereka campuran bareng bule yg juga pke porter.

Sambil menikmati perjalanan dan sedikit berfoto2.. teteplah narsis no.1.. kamipun smpai di pos 3. Pos kosong karena sepertinya para bule tak ada yg beristirahat d pos3. Kami berniat camp d pos 3 tp setelah di hitung2 klo kami camp d pos 3 maka besok kami melewati 7 bukit penyesalan tanpa air… mattteeee…. akhirnya kami putuskan melanjutkan perjalanan menuju plawangan sembalun.

Jreeeng…jreeeng.. 7 bukit penyesalan di depan mata, eh tapi kata guide yg sempet ngobrol baereng kami bukit penyesalan itu yg di sebelah, jalur lama yg udah ditutup, klo yg akan kita lewati namanya bukit penyiksaan…. pooodooo waeee paaaak….

Dengan sisa2 tenaga, selangkah demi selangkah kami manapaki jalan, d tengah perjalanan kami menjumpai rombongan campuran antara bule sama lokal yg ternyata mereka di biayai oleh suatu lembaga dan mereka semua baru pertama kali naek gunung jd agak lambat, lumayan wat temen ngobrol, apalagi ada 1 yg cakep cuuy.. wat semangat2 jalan…hahahahaBoeT4BnIQAAiI1I.jpg large

Kami sampai di plawangan sembalun bersamaan dg tenggelamnya matahari.. alahamdulillah gak kegelapan di jalan. Kami mendirikan tenda di sisa2 tempat yg ada karena semua tempat sudah terisi, nurhidayat dan budhi mengambil air di mata air sementara saya masak, karena badan dah sangat lelah kami pun hanya makan mie instan. Males yg ribet2. Kamipun tidur tidak lupa menrtel alarm jam 02.00 utk summit.

Aku bangun tanpa mendengar suara alarm, setelah melihat jam ternyata sudah jam 3 lebih… telaaaaaaat….hahahaha.. aku segera membangunkan yg laen, dg malas2an merekapun bangun, mungkin karena kelelahan sama seperti yg aku rasakan. Setelah prepare2 jam 4 kami start summit dg suasana yg sudah sepi karena semua sudah pada jalan. Kami menitipkan tenda pada guide yg kami temui d bukit penyiksaan dan sudah cukup akrab, karena konon katanya skarang sudah rawan barang hilang.

Kamipun melangkah melawat hawa dingin, rasa ngantuk dan lelah yg teramat sangat, setelah melewati jalan yg cukup terjal sampalah kami d jalan yg landai tepat d atas danau segara anak, dan sang surya mulai muncul di ufuk timur… puncak masih jauuh dan udah sunrise, utk membuang rasa kecewa kamipun foto2 dulu menikmati sunrise sambil istirahat. Matahari sudah agak tinggi kami melanjutkan perjalanan, sebenarnya ada rasa mau menyerah, kami melihat kebelakang, melihat hamparan padang rumput yg kmren kami lewati, trus bukit penyiksaan dg kulkas fullpacking aja kami lalui, ini tinggal sedikit masa mau nyerah, akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju puncak rinjani. Sementara kami naek orang2 pada turun.. ah kampret bikin lemes aja.

Setelah perjalanan panjang yg melelahkan jam 09.30 waktu rinjani aku sampai d puncak rinjani, yudi dan dayat sudah duluan sementara budhi dan nurhidayat masih d belakang . Dan entah karena mitos apa, secapek2nya kita berjalan setelah sampai puncak maka capek itu langsung hilang.

BnV24TMCIAA5i5q.jpg largeASSALAMU’ALAIKUM RINJANI…. aku menyalami kedua temanku yg sudah sampai duluan, tak lama budhi dan nurhidayat sampai.. kami saling bersalaman satu sama laen sambil mengucapkan selamat sudah mencapai puncak rinjani, tak lupa kami bersyukur kepada Tuhan karena sudah membimbing kami untuk menikmati ciptaan-NYA yg indah iniSUBHANALLOH.. kami berlima menikmati puncak rinjani, hanya kami berlima seolah2 rinjani milik kami…..hahahahahaha

Setelah puas menikmati puncak rinjani kami turun menuju plawangan sembalun. Sebelum sampai tenda kami mengambil air di mata air yg kami lewati. Sesampainya tenda kami masak2, makan da packing, kami sempat d tahan oleh guide supaya pulang lewat sembalun lg menemani rombongan dia yg sudah tidak kuat melanjutkan perjalanan. Kami d ceritain cerita horor2 tentang jalan yg akan kami lewati tp kami ttp keukeuh melanjutkan perjalanan. Akhirnya sang guide pun menyerah dan berpesan agar kami hati2 d jalan, tak lupa dia memberi tahu bahwa nanti kami akan ketemu persimpangan di batu besar dan kami d suruh utk ambil kanan. Kami pun pamit dan melanjutkan perjalanan menuju segara anak.

Jam 16.00 kami melanjutkan perjalanan, sudah terlalu sore karena estimasi waktu sampai d i segara anak adalah 4 jam normal, sedangkan kami para pendaki cepat..cepat capek..hahaha otomatis waktu lebih lama dan pasti akan malam sampai di segara anak.

Kami berjalan turun menyusuri tebing, ketika hari sudah gelap kami kira2 maghrib kami istirahat, entah karena kelelahan atau apa kami semua seolah2 melihat d bawah kami itu danau, berarti kami tinggal cari jalan turun, kami pun melanjutkan perjalanan,ktemulah jalan turun, tp ada yg aneh, jalur mulai menyempit dan agak ketutup, kami mulai ragu tp ttp kami lanjutkan karena banyak sampah… di samping mengotori gunung sampah jg bisa buat petunjuk jalan, klo di situ ada sampah berarti ada orang lewat…ahahahay.. tiba2 dayat yg berada di depan teriak STOP…JURANG.. kami berhenti.. aku nanya jam brapa ini?? Ada yg jawab jam 7.. aku bilang kita belum sampe, paling cepat 4 jam kita baru 3 jam, berarti yg tdi bukan danau, kita nyasar. Kami balik lg ke atas, k jalur utama, kami berdebat cukup lama antara lanjut atau camp, Aku inget psen guide td klo akan ktemu persimpangan d batu, tp g ada jalan laen lg selain jalan turun, aku coba naek ke batu itu dan ktemu jalan lagi, tp kami masih ragu utk lanjut atau camp, akhirnya kami putuskan utk lanjut dg catatan jam 10 belum sampai kita balik lagi dan camp.

Sepertinya jalan yg kami lewati benar, akhirnya skitar jam 10 malem kami sampai segara anak dan segera buka camp utk istirahat. Pagi2 kami bangun dan melihat ada orang2 lokal dan ternyata mereka ada yg sudah 2 mlm d danau, ada yg brangkat duluan dr kami tp camp di pos 2. Pantesan kami gak liat orang lokal dr kmren. Di sini kami bener2 masak, maklum dr kmren makan mie instan mulu, dan utk lauk nya kami mancing ikan di danau. Mancing mania mantaaap…ahahaha

BnZGLo_CUAAL1cu.jpg large

1529937_343269229179142_2292737650452071426_oSelesai masak dan makan kami menuju air panas yg letaknya tak jauh dr danau, kami mengambil air bersih dr mata air dulu sebelum ke air panas. Dr kejauhan tampak bule2 berbikini sedang mandi di air panas kami pun tambah semangat… rejekiiiii coooy… hahaha.. kami berendam air panas bareng bule2 berbikini… badan seger.. mata segeeeeerrrrr…. nikmat mana lagi yg engkau dustakan cuuuyyyyy… Selesai berendem kami balik ke danau menikmati indahnya danau segara anak. Kami 2 mlm nginep d segara anak. Dan rombongan yg mau pulang kami palak sisa logistiknya..hehehe..

Di hari ke 4 kami melanjutkan perjalanan menuju plawangan senaru, berjalan melipir melewati pinggiran danau trus naik ke atas, setelah berjalan 3 jam sampailah kami di plawangan senaru, kami DSC_0305memutuskan camp lagi karena kata orang2 jalur menuju basecampsenaru cukup horor. Setelah menikmati sunset plawangan senaru kami tidur karena d rinjani g boleh berisik, pasti d omelin guide.

Keesokan pagi kami bangun packing2, setelah semua barang d keluarkan dr tenda tiba2 angin berhembus kencang dan satu dr tenda kami jatoh ke jurang tertiup angin… mana tenda minjem lagi mau g mau kami mengambilnya, setelah melaui perjuangan berat tenda pun selamat dan kami melanjutkan perjalanana pulang.

Di tengah perjalanan air kami habis, kami tenang karena katanya di pos 2 ada aer, tp ternyata aer nya kuning dan aaah.. jangan d ceritain… sediiih.. untung dayat masih ada serenceng nutrisari, kami pun menyeduh nutrisari itu dg air tadi.. bodo amat lah yg penting rasa jeruuuk…nyesssss…

Sampai lah kami di pintu rimba, kami langsung beli air d satu2nya warung yg ada di situ, minum sampai puas dan melanjutkan ke beskem senaru. Jam 15.00 kami sampe d beskem, istirahat mandi2 dan pulang menuju senggigi tempat kerja kakaknya nurhidayat.

Sisa waktu selama 2 hari d lombok kami habiskan menyusuri pantai2 lombok sampai pantai pink d ujung timur pulau lombok sampai terjadi musibah pada salah satu motor yg kami sewa. Perjalananpun berakhirz setelah urusan dg pemilik rental motor selesai kami pun pulang. Sampai jumpa lagi pulau lombok….

Lombok i love you

Manjakan aku dengan pasir putihmu

Lombok i love you

Semai rinduku

Untuk kembali lagi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s