Posted in Cerita Jalan

Lombok dan Orang Tua baruku

Cerita Jalan dari :
Rizki Septiadi

Perjalanan ini bermula dari salah satu teman trip kami yaitu EVY (salah satu wanita cantik yang pernah ku temui di perjalanan ku waktu ngetrip ke anak krakatau) yang kebetulan bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa travel online (tiket.com). menawarkan tiket pesawat promo by 1 get 1 free. seperti biasa saya selalu mengajak travelmate untuk menghindari solo trip atau berpergian sendiri tanpa teman. dan waktu itu hanya DONI (salah satu temanku yang doyan travel dan ini bukan pertama kalinya kami melakukan perjalanan bersama) yang ada di dalam pikiran ku untuk mengajaknya berpetualang.
Akhirnya masalah tiket PP CGK – DPS pun sudah kami dapat berkat info dan bantuan dari evy. awalnya kami berdua hanya ingin eksplore di Bali dan tidak kepikiran untuk menjajahkan kaki ke Lombok. tanpa di bekali pengetahuan tentang Lombok kami pun berdua memutuskan untuk eksplore Lombok ketimbang Bali.

Oke tgl 26/07/2013 telah tiba.
IMG_4495pukul 13:30 petualangan pun dimulai dengan menggunakan bus DAMRI rute terminal blok m – bandara Soekarno hatta.
sesampainya di bandara kami pun harus menunggu keberangkatan maskapai yang kami gunakan.
hanya dengan bercerita dan tidur tiduran lah waktu yang kami habiskan untuk menunggu jadwal penerbangan maskapai yang kami gunakan.

pukul 16:40 wib pun kami sudah melesat di udara bagaikan burung yang sedang mencari sangkar baru.*lebayyyyyyyyyyyyyyyyy
di pesawat pun kami teruskan perbincangan kami pada waktu dibandara yang terputus.
doni pun bercerita bahwa ini pengalaman keduanya menaiki pesawat. dan rasa kepo pun melanda untuk menanyakan pengalaman pertama nya. doni pun dengan malu malu dan senyum senyum asu menjawab dengan lugunya pengalaman pertama dia menaiki pesawat adalah di TMII (taman mini indonesia indah). *itu kan bangkai pesawat yang sudah lama tidak dipakai dan di peruntungkan untuk bertujuan memberikan informasi dan tambahan pengetahuan kepada para pengunjung mengenai transportasi dan sejarah perkembangan teknologi transportasi sekaligus sebagai tempat rekreasi yang edukatif di taman mini*
oke SKIP ternyata KEPO ITU MENYAKITKAN.
Pukul 19:30 wita kami sampai dengan selamat di bandara ngurah rai denpasar..
oke hal pertama yang di lakukan adalah buang air besar. itu mengartikan bahwa denpasar sudah pernah ku duduki..hehehehe
setelah BAB dan mengisi ulang isi perut kami pun bergegas mencari transportasi untuk menuju terminal ubung. selama stengah jam kami mencari transportasi di luar area bandara ngurah rai. kami pun memilih transportasi ojek untuk mengantarkan kami ke terminal ubung ketimbang taxi yang bisa merogoh kocek lebih mahal ketimbang menggunakan ojek. kami pun menggunakan jasa ojek dengan merogoh kocek sebesar Rp.25rb untuk dua ojek. beginilah akibat tidak tau transportasi apa saja yang di gunakan untuk sampai pelabuhan padang bai. oh iya perjalanan kami ke Lombok menggunakan jalur darat dan laut dari bandara ngurah rai Denpasar sampai ke Mataram . menurut info yang aku dapatkan dari salah satu teman untuk sampai ke pelabuhan padang bai kami harus menuju terminal ubung dari bandara ngurah rai. karna untuk transportasi yang menuju ke pelabuhan padang bai tidak terdapat di bandara ngurah rai kecuali taxi.
sekitar pukul 22:00 wita kami tiba di terminal ubung dan langsung mencari transportasi yang menuju ke pelabuhan padang bai. ternyata di terminal ini banyak transportasi yang bisa membawa kami ke pelabuhan padang bai. BUS (mulai berangkat keesokan paginya) TAXI (dengan merogoh kocek sebesar Rp 250rb untuk sampai pelabuhan padang bai) dan kami pun bertemu calo yang menawarkan jasa mobil pribadi untuk menuju pelabuhan padang bai. sistemnya seperti carter atau ompreng dengan budget yang di kenai untuk satu kepala Rp 50rb. karna kami tidak mau menghabiskan malam dan menunggu pagi untuk menggunakan jasa BUS kami pun mendatangi supir yang akan mengantarkan kami ke pelabuhan padang bai. jujur hal pertama yang terpikir di kepala pada saat melihat dan dikenalkan kepada supirnya saya pun takut dan tidak yakin. supir dengan postur badan yang besar kulit hitam dengan rambut cepak seperti body guard pikir ku ini begal atau supir??? . kebiasaan ku untuk menilai luar seseorang tanpa mengenal dalamnya itu sama saja seperti melihat buah duren tanpa merasakan isinya. tanpa basa basi si supir pun mengajak untuk berangkat dengan membawa dua penumpang saja. kami pun hanya bisa berdoa dan yakin bahwa BALI itu aman untuk para wisatawan dari dalam negri atau pun dari luar negri. selama perjalanan kami pun berbincang dengan si supir tentang tempat tempat wisata di BALI dan pembangunan jalan raya di BALI. alhasil kami pun di buat nyaman dan terkesan oleh si supir yang menceritakan asal mu asal si supir untuk mengambil pekerjaan ini sebagai sampingan di luar pekerjaannya.
sekitar pukul 23:40 wita kami pun tiba di pelabuhan padang bai. sesampainya di pelabuhan padang bai kami pun di tawari oleh sang supir untuk di carikan tebengan truck atau mobil ekspedisi yang ingin menyebrang ke mataram dengan merogoh kocek hanya Rp 50rb untuk 2 kapala. ternyata alasan sang supir menawari kami untuk dicarikan omprengan / tebengan karena pada waktu di perjalanan dari terminal ubung sampai ke pelabuhan padang bai kami memberi tau bahwa kami hanya mahasiswa yang sedang ingin berwisata dengan budget yang minim. akhirnya kami pun dicarikan omprengan / tebengan oleh pak supir yang bisa membantu kami untuk mengurangi budget yang seharusnya Rp 40rb perkepala untuk tiket kapal very padang bai – lembar kami hanya mengeluarkan budget Rp 50rb untuk 2 kepala dan di antarkan sampai kota mataram. terimakasih banyak pak supir yang baik hati tidak sombong dan rajin menabung *halahhhhhhhhhhhhh hehehe.

2013-07-27 06.37.01          tgl 27/08/2013
akhirnya sekitar pukul 24:00 wita kami pun sudah dikapal very. kami mendapatkan omprengan bersama supir expedisi yang ditugaskan dari perusahan tempat si supir bekerja untuk mengantarkan 1 unit mobil mitsubishi L300 box baru ke daerah nusa tenggara timur. sebelumnya kami berada di atas dek kapal kelas ekonomi dengan bangku tegak dan keras beserta banyaknya pengamen dan penjual yang suatu saat bisa menjadi ancaman bagi kami. dan saya pun memutuskan untuk mengajak pak supir agar beristirahat di bawah di dalam mobil yang berada di tempat parkir kendaraan. ketimbang berada di atas dek kapal yang tidak bisa membuat nyaman punggung. alhasil pak supir pun menyetujIMG_4743ui apa yang saya katakan untuk beristirahat di mobil. kami pun menyusun formasi untuk beristirahat pak supir berada di kabin depan dan kami berdua berada di dalam box belakang. dan kami pun tertidur dengan pulas dan nyenyak. lumayan lah kurang lebih 5 jam perjalanan dari pelabuhan padang bai menuju pelabuhan lembar di sisipkan untuk beristirahat.
pukul 06:30 wita kami pun sampai di cakranegara mataram.
kami pun langsung mencari info untuk sampai pantai kuta lombok atau lombok selatan. ternyata untuk transportasi jakarta lebih unggul ketimbang kota maupun daerah lainya. diakarenakan disetiap transportasi umum di jakarta terdapat rute dan tujuan sedangkan di mataram hanya mobil carry yang berwarna tanpa ada rute dan tujuan kecuali bus DAMRI. dari cakranegara kami pun berjalan kaki sekitar 3 km untuk menuju pool bus DAMRI. selama perjalanan kami di tawarkan oleh angkutan angkutan untuk mencaternya dengan harga yang lumayan sama dengan harga taxi.
akhirnya kami putuskan berjalan kaki untuk sampai ke pool bus DAMRI. menurut info yang kami dapatkan dari penjual kaki lima jarak yang harus kami tempuh dengan berjalan kaki tidak lah jauh untuk sampai ke pool bus DAMRI.
sesampainya di pool bus DAMRI kami pun menunggu untuk keberangkatan tujuan BIL (bandara international lombok) sekitar jam 09:00 wita kami pun mulai berjalan lagi menuju BIL. kali inin tidak berjalan kaki ataupun berlari melainkan duduk manis di dalam bus ber AC dan tempat duduk yang nyaman.hehehe
setengah jam kemudian kami pun sampai di BIL (bandara international lombok) di sini kami mencari transportasi uIMG_4592mum untuk tujuan ke pantai kuta lombok. alhasil kami pun memutuskan untuk menggunakan cateran mobil pribadi dengan harga perkepala Rp 50rb dari BIL – pantai kuta . tanpa berlama lama setelah sang supir mengambil gambar kami berdua, kami pun langsung berangkat menuju pantai kuta lombok.
untuk kali ini kami mengeluarkan budget transportasi Rp 100 rb untuk 2 kepala dengan mobil suzuki apv.seperti biasa kami pun bertanya tanya tempat tempat wisata di daerah lombok selatan. kenapa hanya lombok selatan saja de? supir pun bertanya .iya kami hanya punya waktu terbatas pak di lombok karna tgl 29 hari selasa kami masuk kerja dan harus balik ke jakarta pak..ohhhhh begitu ya kata pak supir..
kenapa kami memilih pantai kuta untuk tujuan pertama kami di lombok selatan..??
menurut info yaIMG_4565ng ku dapat dari teman teman dan kaka ku kalau mau buka tenda dan bermalam di bibir pantai. ya pantai kuta lah yang cukup aman untuk bermalam dan membuka tenda disana.
karena dari awal kami sudah memutuskan untuk tidak tidur di home stay,hotel maupun motel.
pantai kuta
sekitar pukul 11:00 wita kami pun tiba di pantai kuta lombok.
dan hal pertama yang ku lakukan hanyalah memandangi dan bersyukur kepada Tuhan sang maha pencipta keindahan
yang telah memberi keindahan di negri ku
negri ku yang ku cinta
negri ku yang ku banggakan
TUHAN tolong bantu kami untuk menjaga keindahan yang telah kau berikan kepada kami.
kami hanya mahluk perusak segala isi bumi.
Setelah puas kami memandangi dan mengucapkan syukur kepada sang pencipta segala keindahan di bumi ini. kami pun langsung mendirikan tenda agar bisa menaruh barang bawaan kami dan meninggalkan pada saat kami bermain air.
Pantai Kuta, Pantai dengan pasir berwarna putih ini terletak di sebuah desa bernama Desa Kuta. Desa Kuta mulai menjadi tempat tujuan wisata yang menarik di Indonesia sejak didirikannya banyak hotel-hotel baru. Selain keindahan alam yang dapat dinikmati di desa ini, satu kali dalam setahun diadakan upacara Sasak di desa ini. Ini adalah upacara BAU NYALE. Dalam upacara ini para pelaut mencari cacing nyale di laut. Menurut legenda, dahulunya ada seorang putri, bernama Putri Mandalika, yang sangat cantik, banyak pangeran dan pemuda yang ingin menikah dengannya. Karena ia tidak dapat mengambil keputusan, maka ia terjun ke air laut. Ia berjanji sebelumnya bahwa ia akan datang kembali satu kali dalam setahun. Rambutnya yang panjang kemudian menjadi cacing Nyale tersebut.
Nah disinilah pertemuan pertamaku dengan Ibu Sully (orang tua baru ku). Ibu sully adalah salah satu penduduk asli desa sasak sade dan mencari makan dengan cara berjualan kain soket khas lombok di pesisir pantai kuta. entah kenapa saat melihat ibu sully hati ini ingin membeli kain yang di jajahkan olehnya. entah karna pikir ku kah yang tidak tega melihat orang tua membawa barang sebanyak itu di atas kepalanya untuk dijajahkan kepada setiap wisatawan yang datang ke pantai kuta. pada saat berbincang ibu sully menawarkan untuk main dan bermalam di rumahnya yang beIMG_4658rtempat di desa sasak sade, entah apa yang membuat ibu sully menawarkan tempat singgah kepada kami untuk bermalam dan melepaskan lelah. pikir ku kepada ibu sully mungkin kah karena kami sudah membeli beberapa dagangannya kah atau karena memang sampingan penjual disana untuk menawarkan tempat tinggal mereka sebagai rumah singgah para wisatawan yang memiliki budget rendah.
ternyata bukan karena kami membeli dagangan ataupun sampingan si ibu yang menawarkan tempat tinggalnya sebagai rumah singgah. tapi karena si ibu memiliki anak laki laki yang seumuran dengan kami dan si ibu kasihan melihat kami membangun tenda untuk bermalam di pinggir pantai. tanya ku kepada si ibu. memangnya kenapa kalau kami bermalam dengan tenda di pantai ini bu?. si ibu menjelaskan bahwa di daerah lombok untuk malam hari kurang aman. kami pun tetap kekeh untuk bermalam dengan menggunakan tenda di bibir pantai dengan catatan kami pun bersedia untuk di keesokan malamnya menerima tawaran yang di berikan ibu sully untuk bermalam di rumahnya.
Seperti inilah suasana di tenda ku pada sa084905_tanfot3at si ibu mengenalkan kepada anak anak penjual gelang yang mereka buat sendiri. ternyata semangat mereka untuk mencari tambahan uang jajan tanpa harus meminta kepada orang tuanya sangat luar biasa dan membuat saya terkagum dengan semangat mereka. tanya ku kepada mereka apakah kalian tidak sekolah? ternyata mereka berjualan sepulang dari sekolah. terpikir sewaktu aku seumur kalian yang kuhabisakan hanya tidur dan bermain sepulang sekolah.
dan sesekali saya melihat beberapa anak ini berbincang dengan menggunakan bahasa inggris kepada para turis turis asing yang berwisata di pantai ini. tanya ku kepada mereka ko kalian jago si??. ternyata selain belajar di sekolah mereka pun berani untuk mempraktekan pada saat menawarkan dagangan kepada turis turis asing dan setiap kosa kata yang mereka tidak mengerti itu akan menjadi PR (pekerjaan rumah)yang harus di tanyakan kepada guru mereka pada saat di sekolah..behhhhhhhhhhhhh kemauan untuk bisa berbahasa inggris yang sangat besar menurut ku. bahkan salah satu dari mereka pun ada yang menjelaskan kepada ku dengan bahasa inggris bukan dengan bahasa indonesia.
menurut info yang kamIMG_4771i dapatkan dari si ibu dan anak anak penjual gelang bahwa apabila kami menyusuri bibir pantai ke arah timur kami akan menemukan terdapat pantai pasir merica, pasir yang menyerupai merica.setelah lama berbincang kami pun memutuskan untuk berjalan kearah timur pantai dan menitipkan tenda kami kepada anak anak penjual gelang.hehehehehehe
hanya berjalan sekitar 10 menit kearah timur kami pun sudah sampai di pantai pasir merica. dengan pasir yang memiliki testur seperti merica membuat terasa berat pada saat berjalan di atas pasir tersebut. mungkin karena kaki yang terlalu dalam terpendam di pasir merica pada saat menepakan kaki untuk berjalan maupun berlari.
apabila kalian berjalan ke arah bukit yang ada di timur pantai. kalian akan menemukan beberapa kelompok monyet monyet liar bermain di bibir pantai. mungkin bisa jadi ancaman bagi kalian yang usil ataupun membuat sekelompok monyet merasa terganggu.
setelah kami puas berjalan jalan menyisiri pantai kuta dan pantai pasir merica. kami pun kembali ketenda yang kami titipkan kepada anak anak penjual gelang. sesampainya di tenda saya melihat anak anak penjual gelang sedang memainkan permainan SOS di depan tenda yang kami dirikan dengan menggunakan pasir yang halus sebagai papan permainan dan jari sebagai alat penuIMG_4876lis dan penghapus. saya pun tertarik untuk memainkan permainan tersebut dengan anak anak itu yang saya ingat permainan ini sering saya lakukan dengan teman sebangku pada waktu duduk di bangku SD. selama permainan berlangsung saya pun banyak menanyakan tentang bahasa bahasa yang sering digunakan oleh penduduk asli desa sasak sade. ternyata di desa ini masih menggunakan bahasa sasak.bahasa yang di gunakan oleh penduduk asli desa sasak sade dan sekitarnya. walaupun mereka bisa berbicara bahasa Indonesia tapi mereka tidak lancar sepenuhnya untuk menggunakan bahasa Indonesia.

hari pun sudah berganti malam dan suasana di bibir pantai terasa tenang dengan segelas kopi dan hembusan angin pantai di kala langit cerah bintang pun tidak malu untuk menunjukan cahaya indahnya di malam itu. terpikir akan lebih menariknya apabila di temani dengan api unggun yang membuat hangat badan ini dari terpaan angin yang berhembus dari laut. kami pun beranjak dari tenda untuk menanyakan kepada penjaga pantai apakah boleh membuat api unggun di pantai ini. ternyata kami diperbolehkan untuk membuat api unggun dengan catatan untuk membersihkannya kembali setelah selesai. tidak lama api unggun menyala kami pun kedatangan tamu. yang tak kami sangka ternyata si ibu Sully beserta anaknya yang bernama Anto mengunjungi tenda kami untuk mengenalkan anaknya kepada kami dan untuk membujuk kami agar bermalam di rumahnya. kami pun menolak untuk

bermalam dirumahnya si ibu dengan catatan di malam berikutnya kami harus bermalam di rumahnya. setelah kami berbincang tentang tempat wisata yang harus di kunjungi selama di lombok selatan dan menanyakan tempat penyewaan motor di daerah kuta Anto (anak ibu Sully) pun menawarkan untuk mengantarkan kami ketempat wisata yang ada di pesisir lombok selatan dengan menggunakan sepeda motor. dengan senang hati saya dan doni (travelmate) menyetujui ajakan Anto untuk menemani kami ketempat wisata yang ada di lombok. malam pun semakin larut ibu Sully dan Anto pun pamit untuk pulang dan memberikan kami waktu untuk beristirahat agar di kesokan paginya kami pun dalam kondisi on fire pada waktu berwisata ketempat tempat yang ada di lombok selatan.
tgl 28/08/2013 pukul 07:00 wita ibu Sully dan Anto menghampiri tenda untuk membangunkan kami yang tertidur sangat pulas. setelah mengumpulkan nyawa dan mandi. kami pun melipat tenda dan menitipkannya di kios tempat ibu Sully menaruh dagangannya. ternyata selama kami mandi dan membenahi tenda. Anto mencarikan kami motor yang akan kami sewakan dengan merogoh kocek 50rb untuk per harinya.
setelah makan kami pun pamit kepadaibuSully untuk berkeliling ketempat wisata yang ada di lombok selatan.
pantai selong belanak
tujuan pertama kami adalah ke pantai selong belanak. Pantai Selong Belanak Lombok atau Selong Belanak Beach Lombok ini juga memiliki pemandangan yang sangat indah dan masih alami untuk dinikmati. Perjalanan menuju lokasi Pantai Selong Belanak Lombok ini membuat anda harus ekstra berhati-hati, karena kondisi jalan yang naik turun dan berliku-liku. Pantai Selong Belanak Lombok ini memiliki hamparan air laut yang berwarna bening biru kehijauan dan hamparan pasir putihnya yang sangat lembut terbentang luas di sepanjang pesisir pantai. Kelembutan pasir putih yang dimiliki Pantai Selong Belanak Lombok ini akan bisa anda rasakan di kaki jika anda berjalan menyusuri pantai tanpa alas kaki.

IMG_4949selain pantai nan cantik yang bisa membuat mata jatuh hati pada pandangan pertama. di daerah pesisir lombok selatan ini masih banyak terdapat sekumpulan hewan kerbau yang mungkin di kota kota besar sudah jarang didapat.mungkin karena tradisi penduduk sasak sade yang masih menggunakan kotoran kerbau sebagai bahan untuk mengepel lantai rumah yang mereka huni maka kebanyakan dari mereka masih berternak kerbau.

pantai mawun
tujuan kedua kami adalah pantai mawun.Pantai Mawun sebenarnya memiliki pesona yang cukup memadai untuk menjadi tempat wisata pantai. Pantai di Pulau Lombok ini merupakan bagian dari teluk. Garis pantainya berbentuk seperti tapal kuda, dengan dua bukit yang berada di sebelah Timur dan Barat. Pantainya juga berpasir putih, serta bertekstur lembut di pantai bagian tengah. Sedangkan di bagian sisi Barat, pasirnya bertekstur lebih kasar dan bercampur dengan pecahan karang.Topografi garis pantai di bagian tengah cukup dalam dibanding sisi Barat dan Timur. Ombaknya juga relatif lebih besar. Karena bagian tengah berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Sedangkan di sisi Barat dan Timur terhalang oleh bukit. Sehingga di sisi ini memiliki ombak yang relatif tenang.
Setiap hari pantai mawun ini selalu dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Namun jumlah pengunjung masih sIMG_5257angat sedikit. Selain berenang, pengunjung biasanya menikmati pemandangan dan menghabiskan waktu dengan berjemur, membaca, atau berfoto-foto ria.

TO BE CONTINUE..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s